Sebagai langkah strategis dalam mengawali tahun anggaran 2026, Rumah BUMN Lombok Barat sukses menyelenggarakan workshop pelatihan bertajuk "Mindset Reset & Vision Boarding" yang berfokus pada visualisasi target omzet bagi para pelaku UMKM binaan. Bertempat di Inside Studio pada Jumat, 23 Januari 2026, agenda ini hadir sebagai solusi atas kendala klasik yang sering dihadapi UMKM dalam menetapkan target penjualan yang seringkali hanya menjadi angka tanpa strategi pencapaian yang terukur. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Project Manager Rumah BUMN Lombok Barat untuk memberikan motivasi awal mengenai pentingnya memiliki peta jalan (roadmap) bisnis yang jelas dan berkelanjutan. Melalui workshop praktis ini, para peserta diajak untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja penjualan tahun sebelumnya sebagai basis data utama dalam menentukan proyeksi pertumbuhan. Pendekatan visualisasi yang diajarkan bertujuan untuk menerjemahkan target tahunan yang besar menjadi langkah-langkah harian dan bulanan yang lebih konkret serta mudah dipahami oleh pelaku usaha. Dengan mengadopsi metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound), para peserta diharapkan mampu menyusun rencana aksi yang lebih sistematis guna menjamin pertumbuhan bisnis mereka. Kehadiran fasilitator internal Rumah BUMN dalam sesi ini juga memperkuat komitmen lembaga dalam mendampingi UMKM secara intensif menuju level yang lebih profesional. Transformasi pola pikir ini menjadi pondasi penting agar target omzet 2026 bukan sekadar harapan, melainkan pencapaian yang dapat dipantau secara berkala.
Sesi inti pelatihan dipandu langsung oleh Ibu Dian Eka Purnama Sari, S.Tr. Bns, pendiri Ketak Nusantara, yang memaparkan materi komprehensif mengenai teknik visualisasi target omzet melalui diskusi interaktif selama 30 menit. Atmosfer pemberdayaan terasa sangat kental saat memasuki sesi praktek, di mana sebanyak 26 pelaku UMKM yang hadir mulai berkreasi menyusun roadmap dan dashboard sederhana untuk memantau performa bisnis mereka. Peserta diberikan ruang seluas-luasnya untuk memecah target tahunan mereka menjadi rencana aksi bulanan yang lebih realistis dan dapat dieksekusi. Interaksi yang dinamis dalam sesi tanya jawab selama 15 menit memberikan pemahaman lebih mendalam bagi peserta dalam mengatasi hambatan teknis saat mengimplementasikan visualisasi data tersebut. Penyerahan sertifikat secara simbolis menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para peserta yang telah meluangkan waktu untuk meningkatkan kapasitas manajerial mereka. Agenda ini kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan pengisian formulir feedback untuk mengukur efektivitas materi yang telah disampaikan. Seluruh rangkaian acara berlangsung secara tertib dan khidmat, mencerminkan sinergi yang kuat antara narasumber dan pelaku usaha lokal. Melalui praktik langsung ini, konsep teoretis mengenai manajemen target berhasil diterjemahkan ke dalam instrumen kerja yang siap pakai oleh para UMKM binaan.
Keberhasilan workshop ini memberikan dampak positif yang sangat signifikan, di mana tercatat 100% peserta menyatakan sangat puas terhadap materi yang diberikan selama pelatihan berlangsung. Capaian luar biasa juga terlihat dari hasil praktik langsung yang menunjukkan bahwa 22 peserta berhasil memvisualisasikan target omzet mereka untuk tahun 2026 secara mandiri. Berdasarkan evaluasi melalui Google Form, tingkat kepuasan keseluruhan acara memperoleh nilai rata-rata sempurna yakni 5,0 dari skala 5 untuk indikator relevansi materi dan minat kegiatan lanjutan. Meskipun aspek alur teknis dan manfaat kegiatan mendapatkan nilai rata-rata 4,7, secara umum peserta menilai workshop ini sebagai langkah yang sangat bermanfaat bagi stabilitas keuangan bisnis mereka. Beberapa peserta memberikan saran konstruktif agar durasi kegiatan ditambah di masa mendatang guna memfasilitasi studi kasus UMKM yang lebih spesifik dan mendalam. Tingginya antusiasme ini menjadi indikator bahwa pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Lombok Barat kini semakin sadar akan pentingnya akurasi data dalam pengembangan usaha. Dengan tersedianya vision board omzet yang baru saja dibuat, diharapkan para pelaku usaha dapat lebih fokus dan konsisten dalam memantau pertumbuhan penjualan mereka setiap harinya. Kedepannya, Rumah BUMN Lombok Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan pelatihan serupa guna menciptakan ekosistem bisnis lokal yang berdaya saing global dan memiliki perencanaan strategis yang matang.