Kenali lebih dekat para pelaku usaha lokal yang menjadi tulang punggung ekonomi. Temukan kisah, produk, dan semangat mereka di sini.
Papuq Tinjot didirikan oleh Ibu Ade Suryingsih dengan misi mengangkat kearifan lokal Lombok melalui produk oleh-oleh khas daerah Suranadi. Nama "Papuq Tinjot" dipilih untuk memberikan identitas kuat bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah wisata tersebut. Fokus utama usaha ini adalah memproduksi berbagai jenis dodol tradisional yang diolah secara turun-temurun oleh masyarakat setempat. Produk unggulan yang ditawarkan meliputi Dodol Langka yang memiliki proses penjemuran khusus, serta berbagai varian Dodol Khas Suranadi lainnya yang dikemas secara modern dan higienis sebagai buah tangan premium bagi para tamu dari luar kota.
Didirikan oleh Ibu Maria Ulfa sejak tahun 2014, usaha ini berfokus pada pengolahan sumber daya alam lokal yang melimpah menjadi cemilan bernilai ekonomi tinggi. Berawal dari keinginan membantu ekonomi keluarga dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, Rumah Redo kini menghadirkan aneka kudapan tradisional dengan kualitas yang lebih menarik dan modern. Berbagai produk unggulan yang dihasilkan meliputi aneka dodol buah seperti Dodol Nangka, Dodol Pisang, Dodol Sirsak, serta varian favorit lainnya yang kini telah menjangkau pasar di luar kota hingga toko oleh-oleh.
Didirikan oleh Muhammad Faradi Akbar (Aji), Rumah Bayar adalah unit usaha yang menjadi solusi bagi masyarakat dalam mengakses sistem pembayaran digital secara praktis. Berbekal pengalaman di dunia keagenan perbankan sejak 2015, usaha ini hadir untuk menjembatani warga yang belum familiar dengan transaksi daring. Beberapa layanan unggulan yang ditawarkan meliputi Layanan Pembayaran Online (PPOB & Biaya Sekolah), Penjualan Tiket Kapal Laut berbagai rute (Surabaya, Banyuwangi, Ende, Kupang, Sumba), serta jasa Keagenan Perbankan resmi untuk kebutuhan transaksi harian masyarakat.