Yogyakarta – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan Rumah BUMN serta memperkuat kompetensi fasilitator dalam mendampingi UMKM binaan, PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Lestari Foundation menyelenggarakan kegiatan Bootcamp Bimbingan Teknis Pengelolaan Rumah BUMN/Hub UMK dan Sertifikasi BNSP Pendamping Kewirausahaan pada 2–5 Juni 2026 di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari program standarisasi pengelolaan Rumah BUMN sekaligus peningkatan kapasitas fasilitator agar mampu memberikan pendampingan yang lebih profesional dan sesuai dengan standar kompetensi nasional.
Sebelum pelaksanaan kegiatan secara luring, peserta terlebih dahulu mengikuti pelatihan daring pada 25–26 Mei 2026. Pada sesi ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai pendampingan studi kelayakan usaha, perizinan usaha dan akses pasar, studi proses produksi dan sumber daya manusia, serta bimbingan teknis persiapan dokumen sertifikasi.
Kegiatan luring diawali dengan kedatangan peserta pada 2 Juni 2026. Selanjutnya, pada 3 Juni 2026 peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran yang membahas rancangan proses dan strategi perusahaan, evaluasi kinerja dan klaster industri, misi dagang dan business matching, serta simulasi dan uji pemahaman sebagai persiapan menghadapi sertifikasi.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada 4 Juni 2026 melalui Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP Skema Pendamping Kewirausahaan yang dipandu oleh asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Uji kompetensi ini menjadi sarana untuk mengukur sekaligus mengakui kemampuan fasilitator dalam melakukan pendampingan kewirausahaan kepada UMKM secara profesional. Pada hari yang sama, peserta juga mengikuti pelatihan penggunaan dashboard, fitur, dan sistem pada platform PLNPeduli.id yang digunakan untuk mendukung pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta Rumah BUMN.
Kegiatan kemudian ditutup pada 5 Juni 2026 dengan pendalaman materi penggunaan PLNPeduli.id dan sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengelolaan Rumah BUMN dan Hub UMK. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai standar pengelolaan Rumah BUMN yang dapat diterapkan secara konsisten di berbagai wilayah.
Selama mengikuti rangkaian kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi yang mendukung peningkatan kapasitas dalam melakukan pendampingan kewirausahaan, mulai dari analisis usaha, pengembangan strategi bisnis, akses pasar, proses produksi, hingga evaluasi kinerja UMKM. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan platform PLNPeduli.id sebagai sarana pengelolaan program serta pelaporan kegiatan Rumah BUMN yang lebih efektif dan terintegrasi.
Bootcamp ini turut menjadi wadah untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antar fasilitator Rumah BUMN dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui diskusi dan pertukaran pengalaman, peserta dapat berbagi praktik baik dalam pengelolaan program dan pendampingan UMKM sehingga dapat memperkaya wawasan serta meningkatkan kualitas layanan di wilayah masing-masing.
Secara keseluruhan, rangkaian Bootcamp Bimbingan Teknis Pengelolaan Rumah BUMN/Hub UMK dan Sertifikasi BNSP Pendamping Kewirausahaan berjalan dengan baik dan memberikan pemahaman yang komprehensif terkait pengelolaan Rumah BUMN serta pendampingan UMKM yang sesuai dengan standar kompetensi nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan pendampingan UMKM, memperkuat implementasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mewujudkan pengelolaan Rumah BUMN yang lebih profesional, terstandarisasi, dan berkelanjutan.