Rumah BUMN Lombok Barat dan Founder KUPI KITA Latih UMKM Strategi Retensi Pelanggan

Memaksimalkan Social Media dan Google Business Profile untuk meningkatkan penjualan

Rumah BUMN Lombok Barat dan Founder KUPI KITA Latih UMKM Strategi Retensi Pelanggan

Lombok Barat – Rumah BUMN Lombok Barat sukses menggelar kegiatan Pelatihan Strategi Pelanggan Repeat Order pada Minggu, 12 April 2026, yang bertempat di Inside Studio sebagai upaya strategis dalam memperkuat pondasi ekonomi para pelaku usaha lokal. Kegiatan ini diinisiasi untuk menjawab tantangan besar yang dihadapi banyak UMKM, di mana fokus pemasaran seringkali hanya tertuju pada akuisisi pelanggan baru tanpa mengoptimalkan potensi pelanggan lama. Melalui pelatihan intensif ini, para peserta dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai efisiensi biaya dan stabilitas pendapatan yang dihasilkan dari transaksi berkelanjutan. Rumah BUMN Lombok Barat berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM binaan agar tidak hanya mampu menjual produk sekali saja, namun juga mampu menciptakan ekosistem bisnis yang memiliki loyalitas tinggi di mata konsumen.

Founder KUPI KITA, Randy Baghaskara AS, yang hadir sebagai narasumber utama menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wadah krusial untuk mentransformasi cara berpikir pelaku usaha dalam membangun kedekatan emosional dengan pembeli. Beliau menyampaikan bahwa menjaga kepercayaan pelanggan lama jauh lebih bernilai dalam jangka panjang dibandingkan terus-menerus mencari pasar baru tanpa pengelolaan database yang baik. “Materinya berfokus pada strategi repeat order, jadi kita berbagi mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan hal tersebut kepada teman-teman UMKM binaan RB Lobar. Kegiatan seperti ini sangat bagus karena saya senang sekali bisa saling membantu karena KUPI KITA juga berasal dari UMKM,” ujarnya di sela-sela sesi penyampaian materi yang berlangsung sangat interaktif dan penuh antusiasme dari para peserta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi komprehensif terkait teknik membangun hubungan jangka panjang melalui pelayanan yang berkesan atau service excellence. Selain pemaparan teori, para peserta juga mengikuti sesi diskusi kelompok dan bedah studi kasus nyata guna meningkatkan pemahaman serta keterampilan teknis dalam menangani keluhan maupun memberikan apresiasi kepada pelanggan setia. Fokus utama dari materi ini adalah bagaimana menciptakan kesan pertama yang tak terlupakan sehingga mendorong konsumen untuk kembali melakukan pembelian tanpa harus dipicu oleh iklan berbayar yang mahal. Interaksi yang hangat selama sesi diskusi memungkinkan para pelaku usaha untuk saling berbagi pengalaman mengenai hambatan yang mereka hadapi di lapangan selama ini.

Kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta yang terdiri dari para pelaku UMKM Binaan Aktif Rumah BUMN Lombok Barat yang bergerak di berbagai sektor industri kreatif dan kuliner. Adapun materi inti yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga hubungan psikologis dengan pelanggan, penerapan strategi promosi yang cerdas tanpa menggerus margin keuntungan, hingga penggunaan alat digital sederhana seperti WhatsApp Business. Narasumber menjelaskan secara mendetail bagaimana cara melakukan follow-up yang efektif dan elegan agar pelanggan merasa diperhatikan, bukan terganggu oleh pesan promosi yang berlebihan. Dengan kombinasi antara strategi pelayanan dan pemanfaatan teknologi, diharapkan para peserta dapat langsung mempraktikkan ilmu tersebut untuk mengamankan arus kas usaha mereka melalui pembelian berulang secara konsisten.

Salah satu peserta pelatihan, Dessy Wulandari dari UMKM Ayam Merangkat, menambahkan bahwa wawasan yang didapatkan sangat relevan dengan kebutuhan praktis para pengusaha kecil yang ingin naik kelas. Beliau menyoroti bagaimana materi yang disampaikan mampu membuka perspektif baru mengenai pentingnya detail-detail kecil dalam pelayanan yang selama ini sering terabaikan oleh para pelaku usaha. “Pelatihan tadi sangat berkualitas karena menghadirkan praktisi yang sudah berpengalaman dalam hal repeat order sehingga materi yang disampaikan sangat aplikatif,” tambahnya dengan nada optimis. Pengakuan ini mempertegas bahwa sinergi antara teori akademis dan pengalaman praktisi lapangan menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan dampak nyata bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan UMKM.

Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai sangat berhasil dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 100% terhadap kualitas materi yang disajikan oleh narasumber. Meskipun terdapat kendala kecil terkait tingkat kehadiran yang belum sepenuhnya memenuhi target awal karena faktor teknis, pihak penyelenggara telah menyiapkan solusi taktis berupa peningkatan strategi publikasi dan penguatan sistem konfirmasi kehadiran di masa mendatang. Keberhasilan acara ini terlihat dari tingginya skor penilaian pada aspek pemahaman materi dan relevansi jadwal yang dinilai sangat efektif oleh mayoritas peserta yang hadir. Rumah BUMN Lombok Barat berharap melalui hasil positif ini, para pelaku UMKM dapat lebih tangguh dalam bersaing di pasar yang semakin kompetitif melalui strategi manajemen pelanggan yang jauh lebih profesional.